LAMBORGHINI ANUGRAH SAARIH - 231011700697 - 06SIFP002 - UAS KEAMANAN SISTEM INFORMASI
1. Menampilkan
struktur direktori dari sebuah aplikasi web bernama "jasa" di dalam File
Explorer. Aplikasi ini berada di direktori server lokal dan memuat
folder-folder standar pendukung web seperti css, database, fonts, dan js, serta
sekumpulan file skrip PHP utama (seperti index.php dan koneksi.php) yang
berfungsi untuk mengoperasikan sistem tersebut.
2. Proses alokasi penyimpanan sekunder dengan
menambahkan virtual hard disk baru berkapasitas sekitar 15.31 GB pada virtual
machine Windows Server 2003 melalui Oracle VM VirtualBox. Setelah disk
terpasang secara virtual, konfigurasi dilanjutkan di dalam sistem operasi
melalui utilitas Disk Management untuk menginisialisasi disk, membuat
partisi Primary dengan format NTFS, dan memberinya label New Volume.
Proses ini diakhiri dengan mengakses drive baru tersebut dan membuat
sebuah folder baru bernama "Lambor" di dalamnya.
3. Pembuatan dan pengisian basis data
menggunakan antarmuka phpMyAdmin. Sebuah basis data baru bernama lamborghini
dibuat, lalu diisi secara otomatis menggunakan fitur Import dengan
mengunggah file cadangan jasa.sql yang diambil dari direktori web. Keberhasilan
proses ini dikonfirmasi oleh indikator berwarna hijau yang menandakan bahwa 20
kueri SQL telah dieksekusi tanpa error untuk menstruktur dan mengisi data
4. Modifikasi data pada tabel user
menjadi username lambor, pembaruan password menggunakan enkripsi
MD5, dan penyesuaian nama profil yang kemudian langsung diintegrasikan ke kode
sumber aplikasi. Skrip koneksi.php diedit melalui text editor agar
terhubung ke basis data lamborghini, sementara antarmuka index.php disesuaikan
agar menampilkan nama profil baru tersebut. Keberhasilan modifikasi ini
dibuktikan saat pengguna dapat masuk ke dasbor admin aplikasi web
menggunakan kredensial yang baru saja diperbarui.
5. Proses pengamanan file konfigurasi
web menggunakan utilitas Command Prompt. Perintah attrib +R
C:\xampp\htdocs\jasa\index.php dieksekusi secara spesifik untuk memberikan
atribut Read-only pada file utama tersebut. Pemberian atribut ini
berfungsi untuk mengunci file agar terlindungi dari pengeditan atau penghapusan
tanpa izin, yang mana keberhasilannya dikonfirmasi oleh munculnya indikator
status A R pada terminal.
Komentar
Posting Komentar